• Beranda
  • Kenapa Impulsif
  • Simulasi Jeda
  • Kuis Pemicu
  • Kalkulator
  • Teman Jeda
Tahukah Kamu? Gen Z Rentan Mulai Sekarang FAQ
  • Beranda
  • Kenapa Impulsif
  • Simulasi Jeda
  • Kuis Pemicu
  • Kalkulator
  • Teman Jeda

Hold Up

Ada jeda sebelum kamu menyesal. Masuk ke Hold Up dan kenali momen itu, sebelum tombol beli mengambil alih keputusanmu.

Kenapa impulsif
Tahukah kamu?
Gen Z rentan
Simulasi jeda
Kuis pemicu

Kenali kebiasaanmu, pahami datanya, dan ambil jeda sebelum menyesal.

Tahukah Kamu?

56,04%

Indeks literasi keuangan Gen Z termuda (15–17 tahun), padahal 89,13% sudah memakai layanan keuangan1

33,5jt

Rekening paylater di perbankan per Juli 2026, utangnya tumbuh 31% dalam setahun2

Fashion,
kecantikan,
gadget

Tiga kategori yang paling mendominasi belanja online 2024, bukan kebutuhan pokok3

87,8%

Gen Z Indonesia sudah memakai internet, di atas rata-rata nasional 80,66%4

Kenapa kita
sering
impulsif?
*tekan untuk ketahui alasannya

Sumber: 1OJK, SNLIK 2026  2OJK, RDKB 2026  3Jurnal PIKMA  4APJII 2025

Kenapa Gen Z Rentan?

Gen Z Indonesia
Lahir 1997–2012

"Generasi terbesar, tumbuh bareng internet, toko cuma sejauh jempol"

Ada 75,49 juta Gen Z di Indonesia, dan hampir 9 dari 10 sudah online. Promo, live shopping, dan tombol checkout ikut masuk ke layar setiap hari.

Yang ini berarti untukmu: Karena belanja cuma sejauh jempol, jedanya juga harus ada di situ: sebelum checkout.

Uang Gen Z
SNLIK 2026

"Sudah bisa bayar sendiri, tapi pemahamannya belum menyusul"

Di kelompok usia Gen Z, yang memakai produk keuangan selalu lebih banyak daripada yang benar-benar paham produknya.

Yang ini berarti untukmu: Kamu butuh jeda yang muncul di titik paling rawan, bukan sekadar edukasi finansial biasa.

Mulai sekarang

Nggak perlu install apa-apa. Ada jeda sebelum kamu menyesal, dan itu bisa dimulai dari sini.

Cek kebiasaanku
Cek kebiasaanku
Coba kalkulatornya
Coba kalkulatornya

Lagi ngincer sesuatu sekarang? Tahan 15 detik dulu.

Coba simulasi jeda

FAQ

Apa itu doom spending?
Doom spending adalah perilaku belanja impulsif yang didorong kecemasan, keingintahuan, rasa takut ketinggalan tren, serta ketidakpastian, dipicu oleh akses digital lewat media sosial dan platform belanja online¹. Buat Gen Z Indonesia, pintu itu terbuka tiap hari: 87,80% sudah memakai internet².
Sumber: Syaugie & Nurhajati (2025). Online Media Framing Pada Fenomena Pemberitaan Doom Spending. APJII (2025). Survei Profil Internet Indonesia 2025.
Kenapa ini bisa jadi masalah serius, bukan cuma belanja biasa?
Karena berdampak nyata ke keuangan. Per Juli 2026, utang paylater di perbankan mencapai Rp31,56 triliun di 33,50 juta rekening, tumbuh 31,22 persen dalam setahun³. Kajian atas 15 penelitian juga menemukan paylater berpotensi menaikkan belanja impulsif⁴, padahal yang dibayar nanti tetap memotong uang bulan-bulan berikutnya.
Sumber: OJK, Siaran Pers SP 166/OJK/DKPU/IX/2026. Miranda & Nuryana (2026), Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) 14(1).
Apa yang sebenarnya dilakukan Hold Up?
Hold Up memberi jeda reflektif tepat di momen sebelum kamu menyelesaikan pembelian, membantu kamu mengenali apa yang sebenarnya kamu rasakan saat itu, bukan sekadar mencatat pengeluaran setelah kejadian.
Apakah Hold Up bisa memblokir transaksi belanjaku secara otomatis?
Tidak. Hold Up adalah platform reflektif yang kamu kunjungi secara sadar, bukan aplikasi yang mengunci akses ke situs belanja lain. Fokusnya membangun kesadaran, bukan memaksa lewat pembatasan teknis.
Apakah aku harus merasa bersalah kalau masih sering kalap belanja?
Tidak perlu. Riset menunjukkan dorongan dari luar diri tetap bisa memicu belanja impulsif, bahkan pada orang yang literasi keuangannya baik⁵, jadi ini pola yang dibentuk lingkungan, bukan semata kegagalan pribadi. Hold Up dirancang untuk membantumu mengenali pola itu, bukan menghakimi kebiasaanmu.
Sumber: Miranda & Nuryana (2026), Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) 14(1), 58–71.
  • Beranda
  • Kenapa impulsif
  • Simulasi jeda
  • Kuis pemicu
  • Kalkulator
  • Teman Jeda
  • Tentang

Hold Up © 2026

Gen Z

Title Here

Subtitle Here

Yang ini berarti untukmu:

Takeaway text

37%

Text 1

47%

Text 2

53%

Text 3

67%

Text 4

Source here

Selanjutnya:

Uang Gen Z